Skip navigation

Semua orang seolah berlomba menunjukkan eksistensinya. Menunjukkan siapa dirinya, apa yang telah diperbuatnya, apa yang ingin diperolehnya, cita-citanya yang besar, masa lalu yang gilang gemilang.

Setelah itu, tapi apa?

Apakah agar kita dilihat digdaya? Apakah untuk menyebarkan semangat yang terus berkobar bagi sesama? Ataukah untuk sekedar ada?

Saya mungkin akan selalu berhadapan dengan orang-orang yang berdiri pada pemikiran yang berbeda. Namun, biarkanlah…

can you see?

dapatkah kamu melihatnya?

Apakah ada itu harus selalu terlihat? Apakah ada itu harus selalu dilihat?

Apakah tiada itu selalu benar-benar tidak ada?

Apakah ada itu biasa tiada? meniadakan?

Advertisements

tuliskan jejakmu di sini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: